Kesulitan yang dialami Honda di MotoGP mengundang perhatian dari salah satu sosok senior

Fenomena Tiko dan Ibu Eny bisa jadi ada di sebelah rumah kita, di kota-kota besar lainnya. Namun, Profesor Heru meyakini orang di sekitarnya pasti akan bahu membahu mengulurkan tangan ketika ada tetangganya yang menghadapi masalah.

“Dalam situasi apa pun, sifat manusia sosial itu muncul, meskipun kita hidup di Jakarta yang individualistik,” katanya.

Marquez Terbenam di MotoGP, Honda Disarankan Kembangkan Motor Lebih Agresif Seperti Pabrikan Eropa
Honda disarankan untuk mengembangkan motor lebih agresif seperti pabrikan Eropa agar Marc Marquez cs lebih kompetitif di MotoGP.

Kesulitan yang dialami Honda di MotoGP mengundang perhatian dari salah satu sosok senior di paddock yaitu Davide Brivio.

“Saya baru-baru ini mendengar Marc Marquez berkata pernah bertanya kepada tim mengapa menguji bagian tertentu itu dan mereka tidak tahu,” ucap Brivio kepada Slick Magazine, dikutip dari Tuttomotoriweb.

“Artinya Honda tetap menggunakan cara lama dalam judi slot pulsa pengembangan, mereka seperti hanya melempar komponen baru, meniru tim lain, untuk memahami dampaknya.”

“Ini tidak cukup baik,” tambah pria yang juga pernah menjadi manajer bagi jenama VR46 milik Valentino Rossi.

Brivio berpendapat bahwa Honda harus mengubah pendekatan mereka dalam pengembangan motor menjadi lebih agresif seperti pabrikan Eropa.

Ducati adalah contohnya. Pabrikan asal Borgo Panigale, Italia, ini sering membawa pembaruan radikal seperti winglet, ride height device, hingga akhirnya menuai sukses.

Dulu hanya tampil bagus di sirkuit-sirkuit tertentu, Ducati menjelma menjadi pabrikan yang paling konsisten hingga mencetak 12 kemenangan dan selalu podium pada musim lalu.

“(Pabrikan Italia) tidak pernah puas, mereka terus meneliti, mencari ide baru untuk memahami di mana peningkatan sepersekian detik bisa ditemukan,” ucap Brivio.

“(Pabrikan Jepang) tidak sepenuhnya memahami bahwa MotoGP saat ini benar-benar berbeda dengan MotoGP 20 tahun yang lalu.”

Join The Discussion

Terms of Service